New Blog Post
Perfect Class
@kristianusevan
Luapan Emosi
Sunday, July 17, 2016
New Blog Post
Posted by
kristianusevan
at
7/17/2016 02:30:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Saturday, May 30, 2015
2015 "MY LIFE is LIKE A MAGNET"
Saya melewatkan banyak moment pada tahun 2014 yang sungguh luar biasa.
Selama 1 tahun saya mengabdikan diri kepada salah satu organisasi Teater di kampus saya menjadi MANAGER ARTISTIK. Selama satu tahun itu pula saya menghabiskan waktu dalam dunia seni pertunjukkan, mengolah tubuh, mengolah vokal dan mengolah emosi saya. Bukan untuk menjadi seorang pemain teater tapi mengolah diri untuk menjadi sesuatu...
Tepat beberapa bulan setelah saya lengser dari kepengurusan, saya diberikan hadiah oleh organisasi Teater yang saya pimpin dahulu. Pada bulan september saya berkesempatan dalam sebuah produksi teater yang sangat luar biasa. Keproduksian Save our Nation dengan naskah LUH. satu event talkshow, dua hari pementasan merupakan pengalaman yang saya tunggu selama hampir tiga tahun didalam organisasi ini. Produksi teater inilaha yang akhirnya membawa saya kedalam pintu gerbang untuk menjadi sesuatu 'itu'.. saya bertemu dengan para manajer bank dan hotel, bertemu dengan beberapa seniman besar (termasuk seniman dengan harga lukisan seharga 6M), berhubungan dengan beberapa perusahaan nasional (by email). Luar biasaaaa pengalaman ini.
Bulan berlanjut, saya akhirnya bertemu dengan mimpi yang saya cita-citakan di tahun 2010. Ya, akhirnya saya memiliki alat produksi sendiri untuk membangun sebuah pabrik klothing. Beberapa job saya kerjakan, meskipun hasilnya mengecewakan tapi bagi saya itu adalah proses membangun. Hingga akhirnya tiba saya harus meninggalkan rutinitas saya di Jogja untuk melaksanakan KKN selama 30 hari kurang.
Tahun 2015 menjadi momentum bagi diri saya untuk menjadi magnet bagi setiap orang. Saya merasa sudah mulai full untuk bertarung. Amunisi yang diperlukan untuk bertarung yaitu integritas, pengetahuan, karakter, daya tahan, kekuatan sudah saya miliki. Maka dari itu, tahun 2015 adalah tahun bertarung bagi saya.
Dimulai dari bulan Mei 2015.. ya saya akan memulai pertarungan saya di ibu kota JAKARTA untuk menjadi seseorang yang memiliki pengetahuan nasional. Semoga Jakarta mampu menempa diri saya lagi, menguji semua amunisi yang saya punya, menghancurkan diri saya, meremas diri saya dan memplintir diri saya.
Magnet perlu ada tempaan seara terus menerus agar medan listrik bisa terhampar didalam batang besi. Begitu juga diri saya, saya harus dihancurkan, dipelintir, diremas agar saya menjadi individu yang padat, kuat dalam segala medan.
3 bulan di Jakarta, saya menginkubasi diri saya agar siap menjadi magnet.. ya magnet yang nanti akan menarik banyak hal untuk membuat sesuatu yang dulu hanyalah mimpi dan olok-olok dalam pertemanan, yang nanti akan menjadi sebuah kenyataan dan semua orang akan mengucapkan "kok bisa ya kayak gitu?"
Tahun 2015 akan memasuki setengah dari perjalanannya, bagaimana dengan dirimu?
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Selama 1 tahun saya mengabdikan diri kepada salah satu organisasi Teater di kampus saya menjadi MANAGER ARTISTIK. Selama satu tahun itu pula saya menghabiskan waktu dalam dunia seni pertunjukkan, mengolah tubuh, mengolah vokal dan mengolah emosi saya. Bukan untuk menjadi seorang pemain teater tapi mengolah diri untuk menjadi sesuatu...
Tepat beberapa bulan setelah saya lengser dari kepengurusan, saya diberikan hadiah oleh organisasi Teater yang saya pimpin dahulu. Pada bulan september saya berkesempatan dalam sebuah produksi teater yang sangat luar biasa. Keproduksian Save our Nation dengan naskah LUH. satu event talkshow, dua hari pementasan merupakan pengalaman yang saya tunggu selama hampir tiga tahun didalam organisasi ini. Produksi teater inilaha yang akhirnya membawa saya kedalam pintu gerbang untuk menjadi sesuatu 'itu'.. saya bertemu dengan para manajer bank dan hotel, bertemu dengan beberapa seniman besar (termasuk seniman dengan harga lukisan seharga 6M), berhubungan dengan beberapa perusahaan nasional (by email). Luar biasaaaa pengalaman ini.
Bulan berlanjut, saya akhirnya bertemu dengan mimpi yang saya cita-citakan di tahun 2010. Ya, akhirnya saya memiliki alat produksi sendiri untuk membangun sebuah pabrik klothing. Beberapa job saya kerjakan, meskipun hasilnya mengecewakan tapi bagi saya itu adalah proses membangun. Hingga akhirnya tiba saya harus meninggalkan rutinitas saya di Jogja untuk melaksanakan KKN selama 30 hari kurang.
Tahun 2015 menjadi momentum bagi diri saya untuk menjadi magnet bagi setiap orang. Saya merasa sudah mulai full untuk bertarung. Amunisi yang diperlukan untuk bertarung yaitu integritas, pengetahuan, karakter, daya tahan, kekuatan sudah saya miliki. Maka dari itu, tahun 2015 adalah tahun bertarung bagi saya.
Dimulai dari bulan Mei 2015.. ya saya akan memulai pertarungan saya di ibu kota JAKARTA untuk menjadi seseorang yang memiliki pengetahuan nasional. Semoga Jakarta mampu menempa diri saya lagi, menguji semua amunisi yang saya punya, menghancurkan diri saya, meremas diri saya dan memplintir diri saya.
Magnet perlu ada tempaan seara terus menerus agar medan listrik bisa terhampar didalam batang besi. Begitu juga diri saya, saya harus dihancurkan, dipelintir, diremas agar saya menjadi individu yang padat, kuat dalam segala medan.
3 bulan di Jakarta, saya menginkubasi diri saya agar siap menjadi magnet.. ya magnet yang nanti akan menarik banyak hal untuk membuat sesuatu yang dulu hanyalah mimpi dan olok-olok dalam pertemanan, yang nanti akan menjadi sebuah kenyataan dan semua orang akan mengucapkan "kok bisa ya kayak gitu?"
Tahun 2015 akan memasuki setengah dari perjalanannya, bagaimana dengan dirimu?
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
5/30/2015 09:36:00 PM
1 comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Monday, April 7, 2014
Bulat itu Bumi
7 April 2014 ada sebuah bola besar yang terbuat dari bambu
yang menemani mahasiswa di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) selama 1 bulan ini.
Bola itu Bulat dan Bulat itu Bumi....
Sebuah bentuk kampanye yang dilakukan oleh Teater Lilin agar anak muda saat ini mulai selektif dan melakukan tindakan nyata terhadap lingkungan...
start pertama akan dilakukan pemajangan di depan pusgiwa kampus 2 gedung Thomas Aquinas UAJY.
Instalasi ini akan bermertofosa dan akan menjadi salah satu karya cipta yang dikerjakan oleh semua mahasiswa UAJY..
tunggu bulat itu bumi mengahampiri gedung-gedung Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
yang menemani mahasiswa di Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) selama 1 bulan ini.
Bola itu Bulat dan Bulat itu Bumi....
Sebuah bentuk kampanye yang dilakukan oleh Teater Lilin agar anak muda saat ini mulai selektif dan melakukan tindakan nyata terhadap lingkungan...
start pertama akan dilakukan pemajangan di depan pusgiwa kampus 2 gedung Thomas Aquinas UAJY.
Instalasi ini akan bermertofosa dan akan menjadi salah satu karya cipta yang dikerjakan oleh semua mahasiswa UAJY..
tunggu bulat itu bumi mengahampiri gedung-gedung Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
4/07/2014 10:17:00 AM
1 comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Friday, February 28, 2014
Jam dinding Yang berdetak
Marry...
terimakasih kau telah menemani aku.. sudah 25 tahun kita menikah dan mengarungi bahtera rumah tangga... hasil buah hati kita Benny dan Maghda... yah, hahahaha
Benny, nama ku dulu ku kasih ke anak kita....
Untuk memperingati pernikahan emas kita... ku persembahkan sebuah nostalgia cerita kita...
... Terimakasih Marry.. sayang dan cinta untukmu
Thomas
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/28/2014 01:46:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Thursday, February 13, 2014
Terimakasih
Marry...
Terimakasih mau menemaniku menghabiskan sore hari. Aku senang sekali bisa berbincang-bincang dengan dirimu. Begitu banyak ide-ide dan hal-hal konyol yang kita perbincangkan.
Sayang, waktu kita tidak begitu banyak. Menurutku tidak begitu banyak, entahlah dengan dirimu. Apakah merasa capek ketika berbicara dengan diriku? ahhh.. semoga tidak karena aku tidak mengajak dirimu berbincang sambil berolahraga.. hehehe
Oh ya bagaimana dengan hari-harimu di kelas? semoga menyenangkan, karena ini mungkin waktu terakhir untuk kamu bersenang-senang dengan teman mu satu angkatan.. hehehe
Marry, sekian dulu suratku.. maaf, aku hanya bisa mengirimkanmu surat kecil ini. Karena aku kebingungan dalam berkomunikasi dengan dirimu. Ahhh, ini lebih kepada aku tidak mempunyai teknologi yang mampu menghubungimu kapan pun dan dimana pun kamu berada. Jadi, yaaa.. lewat surat inilah aku berusaha berkomunikasi dengan dirimu.
Selamat sore, malam dan pagi buat dirimu Marry.... Semoga kita bisa bertemu di sekolah...
Salam
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Terimakasih mau menemaniku menghabiskan sore hari. Aku senang sekali bisa berbincang-bincang dengan dirimu. Begitu banyak ide-ide dan hal-hal konyol yang kita perbincangkan.
Sayang, waktu kita tidak begitu banyak. Menurutku tidak begitu banyak, entahlah dengan dirimu. Apakah merasa capek ketika berbicara dengan diriku? ahhh.. semoga tidak karena aku tidak mengajak dirimu berbincang sambil berolahraga.. hehehe
Oh ya bagaimana dengan hari-harimu di kelas? semoga menyenangkan, karena ini mungkin waktu terakhir untuk kamu bersenang-senang dengan teman mu satu angkatan.. hehehe
Marry, sekian dulu suratku.. maaf, aku hanya bisa mengirimkanmu surat kecil ini. Karena aku kebingungan dalam berkomunikasi dengan dirimu. Ahhh, ini lebih kepada aku tidak mempunyai teknologi yang mampu menghubungimu kapan pun dan dimana pun kamu berada. Jadi, yaaa.. lewat surat inilah aku berusaha berkomunikasi dengan dirimu.
Selamat sore, malam dan pagi buat dirimu Marry.... Semoga kita bisa bertemu di sekolah...
Salam
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/13/2014 04:07:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
sederhana dan menyenangkan
Aku senang.. dan senang sekali karena aku semakin dekat dengan Marry...
Ya, akhirnya ada satu kesempatan setelah pulang sekolah aku mengajak Marry untuk sekedar jalan-jalan
mengitari lingkungan sekolah kami. Kebetulan ada taman kecil yang rindang di dekat sekolah kami.
Jaraknya hanya beberapa meter dari sekolah, sehingga kami tidak memerlukan transportasi untuk menuju kesana. Lumayan batinku.. aku bisa menghemat pengeluaran.
Perasaanku begitu berbunga-bunga ada semacam ketidak percayaan dalam diriku, ternyata aku bisa mengajak Marry untuk jalan-jalan. Tak ada rasa canggung diantara kami berdua layaknya seorang teman yang sudah lama tak berjumpa dan bertukar kabar, mungkin seperti itu awal pertemuan kami. Ya, ketika kami bertemu tidak ada rasa canggung sekali diantara kami. Mengalir begitu saja, perkataan dan sikap kami berdua. Mengalir bagaikan air yang mengalir di selokan jalanan ketika hujan turun.
Aku menemukan kesederhanaan dibalik dirinya yang luar biasa itu. Ya, dia ternyata hanya perempuan sederhana yang sama saja dengan diriku. Dia makan nasi, makan 3 kali sehari terkadang bisa 2 kali sehari atau bisa hanya 1 kali sehari tergantung selera, tidur di kasur menggunakan bantal dan guling, bola matanya hitam, rambutnya indah lurus pendek dan berwarna hitam dan... kesehariannya sama seperti diriku, membaca menonton televisi membantu orang tua di rumah dan sekali-kali jalan-jalan bersama teman-teman apabila dihari sabtu siang dan minggu pagi. Dibalik wajah cantiknya, ternyata baru ku ketahui bahwa dia tidak mempedulikan penampilannya, tampil apa adanya tanpa ada make up yang menempel di wajahnya dan tidak melakukan perencanaan yang luar biasa rumitnya ketika ingin keluar rumah. Seperti perempuan-perempuan pada tayangan televisi yang sering aku tonton.
Kesederhanaan ini ternyata membuat dia menjadi menarik dimataku. Perempuan yang begitu populer di sekolahku dan menjadi idola para laki-laki ternyata begitu sederhana, tidak seperti yang aku bayangkan sebelumnya.
Begitu banyak hal yang kita bicarakan, dari urusan sekolah, keluarga hingga permasalahan Indonesia. Semua menjadi pembahasan kami. Hahahaha... cukup unik memang namun itulah yag kami lakukan. Menarik dan kami ternyata mampu menciptakan suasana yang menarik sampai tak terasa hampir 3 jam kami berbincang-bincang sampai hari sudah mau gelap.
Malam ternyata menjadi pemisah kehangatan diantara kami. Ya, kami memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing karena hari sudah mulai malam dan tidak sewajarnya anak sekolah seperti kami masih menggunakan seragam masih di jalanan pada malam hari.
Oh Tuhan... kapan ada waktu kembali sehingga aku bisa berbincang-bincang dengan dirinya?
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Ya, akhirnya ada satu kesempatan setelah pulang sekolah aku mengajak Marry untuk sekedar jalan-jalan
mengitari lingkungan sekolah kami. Kebetulan ada taman kecil yang rindang di dekat sekolah kami.
Jaraknya hanya beberapa meter dari sekolah, sehingga kami tidak memerlukan transportasi untuk menuju kesana. Lumayan batinku.. aku bisa menghemat pengeluaran.
Perasaanku begitu berbunga-bunga ada semacam ketidak percayaan dalam diriku, ternyata aku bisa mengajak Marry untuk jalan-jalan. Tak ada rasa canggung diantara kami berdua layaknya seorang teman yang sudah lama tak berjumpa dan bertukar kabar, mungkin seperti itu awal pertemuan kami. Ya, ketika kami bertemu tidak ada rasa canggung sekali diantara kami. Mengalir begitu saja, perkataan dan sikap kami berdua. Mengalir bagaikan air yang mengalir di selokan jalanan ketika hujan turun.
Aku menemukan kesederhanaan dibalik dirinya yang luar biasa itu. Ya, dia ternyata hanya perempuan sederhana yang sama saja dengan diriku. Dia makan nasi, makan 3 kali sehari terkadang bisa 2 kali sehari atau bisa hanya 1 kali sehari tergantung selera, tidur di kasur menggunakan bantal dan guling, bola matanya hitam, rambutnya indah lurus pendek dan berwarna hitam dan... kesehariannya sama seperti diriku, membaca menonton televisi membantu orang tua di rumah dan sekali-kali jalan-jalan bersama teman-teman apabila dihari sabtu siang dan minggu pagi. Dibalik wajah cantiknya, ternyata baru ku ketahui bahwa dia tidak mempedulikan penampilannya, tampil apa adanya tanpa ada make up yang menempel di wajahnya dan tidak melakukan perencanaan yang luar biasa rumitnya ketika ingin keluar rumah. Seperti perempuan-perempuan pada tayangan televisi yang sering aku tonton.
Kesederhanaan ini ternyata membuat dia menjadi menarik dimataku. Perempuan yang begitu populer di sekolahku dan menjadi idola para laki-laki ternyata begitu sederhana, tidak seperti yang aku bayangkan sebelumnya.
Begitu banyak hal yang kita bicarakan, dari urusan sekolah, keluarga hingga permasalahan Indonesia. Semua menjadi pembahasan kami. Hahahaha... cukup unik memang namun itulah yag kami lakukan. Menarik dan kami ternyata mampu menciptakan suasana yang menarik sampai tak terasa hampir 3 jam kami berbincang-bincang sampai hari sudah mau gelap.
Malam ternyata menjadi pemisah kehangatan diantara kami. Ya, kami memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masing karena hari sudah mulai malam dan tidak sewajarnya anak sekolah seperti kami masih menggunakan seragam masih di jalanan pada malam hari.
Oh Tuhan... kapan ada waktu kembali sehingga aku bisa berbincang-bincang dengan dirinya?
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/13/2014 03:57:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Monday, February 10, 2014
Permintaan maaf
To Marry
Marry, aku minta maaf setelah pertemuan kita kemaren aku tidak memberikan kamu kabar atau sekedar mengirimkan kamu surat. Ada satu dan banyak hal yang membuat komunikasi kita tidak lancar, salah satunya adalah waktu. Ya, akhir-akhir ini aku begitu sangat sibuk. Inginnya aku menuliskan surat untuk dirimu dan menyelipkannya langsung di atas meja belajar mu namun, karena keterbatasan waktu kita tidak bisa saling bertemu.. Maafkan diriku...
Oh ya, nanti sehabis pulang sekolah apakah kamu ada acara?
salam
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Marry, aku minta maaf setelah pertemuan kita kemaren aku tidak memberikan kamu kabar atau sekedar mengirimkan kamu surat. Ada satu dan banyak hal yang membuat komunikasi kita tidak lancar, salah satunya adalah waktu. Ya, akhir-akhir ini aku begitu sangat sibuk. Inginnya aku menuliskan surat untuk dirimu dan menyelipkannya langsung di atas meja belajar mu namun, karena keterbatasan waktu kita tidak bisa saling bertemu.. Maafkan diriku...
Oh ya, nanti sehabis pulang sekolah apakah kamu ada acara?
salam
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/10/2014 05:14:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Friday, February 7, 2014
Izinkan aku mengenalnya
hari ini aku begitu senang.. suratku ternyata di balas oleh Marry..
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
ya Marry.. perempuan yang akhir-akhir ini membuat aku menjadi bersemangat untuk datang ke sekolah.
masih menjadi keheranan tersendiri mengapa aku menjadi tertarik dengan dirinya?
apakah karena rambutnya yang pendek berwarna hitam berkilauan itu?
Oh Tuhan.. ingin aku mengajak dirinya pergi berkencan sekedar untuk mengetahui alamat rumah, makanan kesukaan, ukuran sepatu, ukuran baju, lingkar pinggang dan lingkar.... emmm.. dan lingkar lingkar yang lainnya....
kadang-kadang menjadi pertanyaan juga dalam pikiran ku apakah dia menyadari bahwa aku mengamatinya? karena mataku pernah sekali tertangkap basah oleh dirinya sedang mengamati dirinya sedang bermain dengan pianika di depan kelasnya..
ya saat itu.. bola mataku dan bola matanya saling bertemu.. begitu hangat dan begitu cepat peristiwa tersebut..
namun, dari kejadian sepersekian detik itu, aku melihat ada diriku dipantulan kornea matanya...
jantungku seakan berhenti berdetak dan lidahku begitu kaku rasanya...
apakah aku jatuh cinta dengan dirinya atau aku hanya sekedar mengagumi tampilan visual dirinya?
Oh Tuhan izinkan aku untuk mengenal dirinya lebih dekat lagi...
masih menjadi keheranan tersendiri mengapa aku menjadi tertarik dengan dirinya?
apakah karena rambutnya yang pendek berwarna hitam berkilauan itu?
Oh Tuhan.. ingin aku mengajak dirinya pergi berkencan sekedar untuk mengetahui alamat rumah, makanan kesukaan, ukuran sepatu, ukuran baju, lingkar pinggang dan lingkar.... emmm.. dan lingkar lingkar yang lainnya....
kadang-kadang menjadi pertanyaan juga dalam pikiran ku apakah dia menyadari bahwa aku mengamatinya? karena mataku pernah sekali tertangkap basah oleh dirinya sedang mengamati dirinya sedang bermain dengan pianika di depan kelasnya..
ya saat itu.. bola mataku dan bola matanya saling bertemu.. begitu hangat dan begitu cepat peristiwa tersebut..
namun, dari kejadian sepersekian detik itu, aku melihat ada diriku dipantulan kornea matanya...
jantungku seakan berhenti berdetak dan lidahku begitu kaku rasanya...
apakah aku jatuh cinta dengan dirinya atau aku hanya sekedar mengagumi tampilan visual dirinya?
Oh Tuhan izinkan aku untuk mengenal dirinya lebih dekat lagi...
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/07/2014 03:39:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Thursday, February 6, 2014
untukmu Benny
eh halo, salam kenal aku Marry....
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
oh kamu Benny... kamu mau minta diajarkan mata pelajaran apa?
jangan tentang matematika ya.. karena aku pun nggak mengerti.. hehehe...
salam kenal
Marry
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/06/2014 05:34:00 PM
1 comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Wednesday, February 5, 2014
salam kenal
eh hai...
bolehkah aku berkenalan dengan dirimu? oh ya sebelumnya.. perkenalkan namaku Benny
aku siswa kelas 2.2.. aku.. mau bertanya tentang pelajaran yang tidak aku pahami bolehkah aku bertanya-tanya tentang pelajaran dengan dirimu?
salam kenal
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
bolehkah aku berkenalan dengan dirimu? oh ya sebelumnya.. perkenalkan namaku Benny
aku siswa kelas 2.2.. aku.. mau bertanya tentang pelajaran yang tidak aku pahami bolehkah aku bertanya-tanya tentang pelajaran dengan dirimu?
salam kenal
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/05/2014 07:01:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
bertanya pada Tuhan
baru ku sadari.. ternyata aku mulai menyenangi dengan seseorang di sekolahku..
dia begitu menarik secara visual. Ketika ku duduk di depan kelas memandang jauh ke lapangan basket sekolah ku. Secara tanpa sadar aku menemukan sebuah titik pengamatan...
oh Tuhan... kapan aku bisa berkenalan dengan dirinya?
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
dia begitu menarik secara visual. Ketika ku duduk di depan kelas memandang jauh ke lapangan basket sekolah ku. Secara tanpa sadar aku menemukan sebuah titik pengamatan...
oh Tuhan... kapan aku bisa berkenalan dengan dirinya?
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/05/2014 06:41:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Friday, January 31, 2014
longlongan jiwa
3 hari sudah aku di sini.. yah di ibu kota Indonesia raya.. Jakarta kota yang sangat maju dipenuhi dengan hutan benda-benda vertikal yang terbuat dari kaca menurut ku, lampu yang berwarna keemasan yang menyelimuti malam hari, jembatan-jembatan panjang dan mulus di bangun diatas tanah yang kering...
ahh.. hebat sekali kota ini, cukup kontras dengan kota asalku...
aku agak heran, mengapa orang tua ku harus pergi ke tempat ini.. Tempat yang membuat aku pusing melihat pemandangan yang 180 derajat sangat berbeda sekali dengan kota asalku. Aku merasa seperti dalam hutan, hutan belantara. Padahal aku sudah terbiasa keluar amsuk hutan tapi rasanya saat ini aku seperti itu.. bingung mau bagaimana, dan merasa asing dengan kota ini..
oh ya orang tua ku memasukkan ku di SMA 43 di kawasan setia budi. Sekolah yang sangat-sangat berbeda sekali dengan sekolah ku dulu di ambon sana, dari gedung, teman-temannya, makanan di kantin, dan... metode pengajarannya. oh ya karena di SMA ini aku bisa mengenal sebuah benda berbentuk kotak besar seperti batu asahan yang bisa digunakan untuk berbicara yang disebut dengan ponsel. Kemudian aku mengenal masakan khas amerika. Yaitu ayam yang diselimuti dengan tepung kemudian digoreng namanya adalah kentaki (entah ini benar atau tidak tulisannya). Tidak hanya itu saja tapi juga kebudayaan lokal disini, agak sulit diriku untuk mendapatkan teman-teman disini ahhh.. mungkin karena aku adalah orang luar sehingga aku merasa ada sedikit kecanggungna dalam diriku. ada hal yang menarik selama 3 hari aku mengamati kebudayaan disini aku merasa orang-orang disini sangat ceplas-ceplos dalam berbicara dan mengungkapkannya, menurutku warga asli kota ini tipikal masyarakat yang jujur dan tidak menyukai basa-basi. Hal ini aku dapatkan karena banyak sekali yang mencoba mengajak aku untuk berbicara dan berkenalan diriku.. namun entah mengapa aku merasa agak beda sendiri dibandingkan dengan teman-temanku.. aku minder sendiri dengan diriku sendiri..
aku sendiri disini.. aku merasa asing dengan kota ini.. aku ingin pulang ke kota kelahiranku..
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
ahh.. hebat sekali kota ini, cukup kontras dengan kota asalku...
aku agak heran, mengapa orang tua ku harus pergi ke tempat ini.. Tempat yang membuat aku pusing melihat pemandangan yang 180 derajat sangat berbeda sekali dengan kota asalku. Aku merasa seperti dalam hutan, hutan belantara. Padahal aku sudah terbiasa keluar amsuk hutan tapi rasanya saat ini aku seperti itu.. bingung mau bagaimana, dan merasa asing dengan kota ini..
oh ya orang tua ku memasukkan ku di SMA 43 di kawasan setia budi. Sekolah yang sangat-sangat berbeda sekali dengan sekolah ku dulu di ambon sana, dari gedung, teman-temannya, makanan di kantin, dan... metode pengajarannya. oh ya karena di SMA ini aku bisa mengenal sebuah benda berbentuk kotak besar seperti batu asahan yang bisa digunakan untuk berbicara yang disebut dengan ponsel. Kemudian aku mengenal masakan khas amerika. Yaitu ayam yang diselimuti dengan tepung kemudian digoreng namanya adalah kentaki (entah ini benar atau tidak tulisannya). Tidak hanya itu saja tapi juga kebudayaan lokal disini, agak sulit diriku untuk mendapatkan teman-teman disini ahhh.. mungkin karena aku adalah orang luar sehingga aku merasa ada sedikit kecanggungna dalam diriku. ada hal yang menarik selama 3 hari aku mengamati kebudayaan disini aku merasa orang-orang disini sangat ceplas-ceplos dalam berbicara dan mengungkapkannya, menurutku warga asli kota ini tipikal masyarakat yang jujur dan tidak menyukai basa-basi. Hal ini aku dapatkan karena banyak sekali yang mencoba mengajak aku untuk berbicara dan berkenalan diriku.. namun entah mengapa aku merasa agak beda sendiri dibandingkan dengan teman-temanku.. aku minder sendiri dengan diriku sendiri..
aku sendiri disini.. aku merasa asing dengan kota ini.. aku ingin pulang ke kota kelahiranku..
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
1/31/2014 04:32:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Tuesday, January 28, 2014
gempa
gempa.. gempa... hatiku berguncang hebatnya...
tepat pada tanggal 28 januari aku merasakan gempa. Bukan gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi, apalagi karena aktifitas gunung berapi tapi gempa yang disebabkan oleh berita yang disampaikan oleh ke dua orang tua ku...
yah... bulan depan aku sekeluarga memutuskan meninggalkan kota tercinta yang memiliki banyak kenangan yang menyenangkan, yang menyedihkan bahkan yang menyuramkan pun aku lalui di kota ini...
Ohhh Tuhan... aku tau ini mungkin keputusan yang tepat ditengah ketidak kondusifan keamanan kota ku.. aku yakin orang tua ku telah memikirkan hal ini secara matang. Kepindahan kami, untuk keberlangsungan masa depan anak-anaknya agar bisa hidup lebih aman, tentram dan sejahtera tentunya. Namun, bagaimana dengan kakek nenek disini? mereka sudah tua, dan aku begitu menyayangi mereka. aku tidak ingin berpisah dengan mereka...
Tuhan, lancarkanlah segala rencana yang telah direncanakan, biarkanlah rancangan kami juga seturut dengan rancangan mu...
Walaupun berat meninggalkan kota ini, namun bagaimana lagi.. aku tidak ada pilihan untuk dapat menolaknya karena aku masih belum mampu untuk bisa menmgambil keputusan dan hidup jauh dari kedua orang tua ku..
ahhhh.. sekian ceritaku hari ini.. malam ini sudah begitu larut bagi diriku dan aku memerlukan istirahat yang cukup karena besok emmm.. bukan besok lebih tepatnya hari ini akan menjadi hari yang panjang dan ingin melewati tiap menit,tiap jam dan tiap detik dengan penuh makna....
selamat pagi...
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
tepat pada tanggal 28 januari aku merasakan gempa. Bukan gempa yang disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi, apalagi karena aktifitas gunung berapi tapi gempa yang disebabkan oleh berita yang disampaikan oleh ke dua orang tua ku...
yah... bulan depan aku sekeluarga memutuskan meninggalkan kota tercinta yang memiliki banyak kenangan yang menyenangkan, yang menyedihkan bahkan yang menyuramkan pun aku lalui di kota ini...
Ohhh Tuhan... aku tau ini mungkin keputusan yang tepat ditengah ketidak kondusifan keamanan kota ku.. aku yakin orang tua ku telah memikirkan hal ini secara matang. Kepindahan kami, untuk keberlangsungan masa depan anak-anaknya agar bisa hidup lebih aman, tentram dan sejahtera tentunya. Namun, bagaimana dengan kakek nenek disini? mereka sudah tua, dan aku begitu menyayangi mereka. aku tidak ingin berpisah dengan mereka...
Tuhan, lancarkanlah segala rencana yang telah direncanakan, biarkanlah rancangan kami juga seturut dengan rancangan mu...
Walaupun berat meninggalkan kota ini, namun bagaimana lagi.. aku tidak ada pilihan untuk dapat menolaknya karena aku masih belum mampu untuk bisa menmgambil keputusan dan hidup jauh dari kedua orang tua ku..
ahhhh.. sekian ceritaku hari ini.. malam ini sudah begitu larut bagi diriku dan aku memerlukan istirahat yang cukup karena besok emmm.. bukan besok lebih tepatnya hari ini akan menjadi hari yang panjang dan ingin melewati tiap menit,tiap jam dan tiap detik dengan penuh makna....
selamat pagi...
Benny
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
1/28/2014 02:57:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Tuesday, January 21, 2014
ku dan kau
ku suka kau
kau suka ku
suka ku dan kau
dan kau suka ku
ku dan kau suka
suka kau dan ku
ku hanya suka kau
kau hanya suka ku
hanya ku suka kau
kau hanya ku suka
hanya kau ku suka
hanya
kau
yang
ku
suka
UAJY 2:00 waktu laptop
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
kau suka ku
suka ku dan kau
dan kau suka ku
ku dan kau suka
suka kau dan ku
ku hanya suka kau
kau hanya suka ku
hanya ku suka kau
kau hanya ku suka
hanya kau ku suka
hanya
kau
yang
ku
suka
UAJY 2:00 waktu laptop
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
1/21/2014 01:46:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Friday, January 10, 2014
cocopandan cap orang tua
Sebuah gelas berkaki kupandang di atas meja
bundar di sebuah restaurant
Bening, berkilauan, bersih, kosong tak ada isi
didalamnya seperti itu yang ku lihat. Kurang menarik dipandanganku.
Lama ku pandang gelas berkaki tersebut..
seseorang lalu datang dan mengisikan sesuatu cairan ke dalam gelas berkaki itu.
Begitu pelan dan sangat berhati-hati orang itu menuangkan suatu carian ke dalam
gelas berkaki itu.
Warnanya merah pekat, tak berbuih, ada pantulan
wajah ku yang sedang menatapnya, sungguh menghibur penglihatanku.
sekarang.. gelas berkaki di atas meja itu
menjadi menarik dipandanganku.
Tidak kosong, ada sesuatu yang menggairahkan
didalamnya yang mengusik batinku untuk mendekat.
Lama ku pandang, tapi ragu untuk mendekat…
sampai pada akhirnya, keraguan dikalahkan oleh
rasa penasaran. Penasaran untuk mendekat, memegang dan mengangkatnya, sambil
digoyangkan searah jarum jam cairan dalam gelas berkaki tersebut, menghirup
aroma di dalamnya, secara perlahan tepian gelas berkaki itu kutempelkan dengan
bibirku, perlahan memasukkan cairan merah pekat yang menggoda kedalam mulutku,
mengendapkannya dipermukaan lidah, papila lalu merespon kemudian menyampaikan
kepada otak untuk mengurai rasa cairan merah pekat itu, lalu meneguknya seteguk
cairan yang sudah didalam mulut secara perlahan masuk kedalam kerongkongan.
Sayang.. rasa penasaranku sudah dibunuh. Dibunuh
oleh sebuah tulisan yang baru saja ditempelkan di atas meja. “syrup cocopandan
cap orang tua”
Banjarmasin, 2 Januari 2014 jam dua lewat lewat
waktu jam dinding
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
1/10/2014 05:14:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Tuesday, December 17, 2013
December Campaign
Posted by
kristianusevan
at
12/17/2013 02:26:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Monday, December 9, 2013
review of place
Saya menemukan tongrongan asyik untuk menulis..
Letaknya di kawasan demangan baru samping SMA John De Britto. Knock cafe namanya.
Tempatnya begitu hommy dan cozy sekali. Cafe ini tidak begitu besar hanya ada 5 sofa dan meja di lantai bawah kemudian kita bisa melihat dapur tempat para pramusaji menyajikan hidangan yang kita pesan. Terdiri dari dua lantai tempat ini begitu pas sebagai tempat berlama-lama untuk nongkrong, ngobrol, mengerjakan tugas maupun menulis. Sofanya empuk, tingkat temperatur pendingin udara yang diseting pas. Tidak dingin dan tidak juga panas, musik yang dilantunkan di cafe ini cukup menyenangkan.
Sayang, saya tidak dibayar untuk menuliskan cafe ini di blog saya maka saya tidak melampirkan photo-photo cafe tersebut.
Ide menulis kadang-kadang ditentukan juga oleh tempat, tapi tempatnya tidak mesti harus yang mewah.. tapi kebetulan saya menyenangi tempat ini karena sofanya empuk dan temperatur suhu udaranya pas.. kalau masalah makanan dan minuman... standar lah, harga teh es 6 ribu rupiah...
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Letaknya di kawasan demangan baru samping SMA John De Britto. Knock cafe namanya.
Tempatnya begitu hommy dan cozy sekali. Cafe ini tidak begitu besar hanya ada 5 sofa dan meja di lantai bawah kemudian kita bisa melihat dapur tempat para pramusaji menyajikan hidangan yang kita pesan. Terdiri dari dua lantai tempat ini begitu pas sebagai tempat berlama-lama untuk nongkrong, ngobrol, mengerjakan tugas maupun menulis. Sofanya empuk, tingkat temperatur pendingin udara yang diseting pas. Tidak dingin dan tidak juga panas, musik yang dilantunkan di cafe ini cukup menyenangkan.
Sayang, saya tidak dibayar untuk menuliskan cafe ini di blog saya maka saya tidak melampirkan photo-photo cafe tersebut.
Ide menulis kadang-kadang ditentukan juga oleh tempat, tapi tempatnya tidak mesti harus yang mewah.. tapi kebetulan saya menyenangi tempat ini karena sofanya empuk dan temperatur suhu udaranya pas.. kalau masalah makanan dan minuman... standar lah, harga teh es 6 ribu rupiah...
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
12/09/2013 03:01:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Friday, November 29, 2013
Doa Pagi Hari
Tuhan terimakasih atas pagi yang mendung
atas hujan yang turun pagi hari ini
Tuhan ajarkan kami menghargai hari ini
mengisi hari dengan aktifitas yang menyenangkan dan yang bermanfaat.
Tuhan sejukkanlah hati ini dengan rasa cinta
cinta dengan alam, cinta dengan diri sendiri dan cinta dengan sesama kami.
Agar kami bisa menghargai satu sama lain dalam beraktifitas hari ini.
Tuhan Engkau tak terlalu bodoh hanya mendengar dan mengabulkan
doa sederhana yang kami ucapkan ini.
Engkau maha tahu, mengetahui apa yang kami harapkan sebelum
kami memohon dengan MU.
4004, 08:15
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
atas hujan yang turun pagi hari ini
Tuhan ajarkan kami menghargai hari ini
mengisi hari dengan aktifitas yang menyenangkan dan yang bermanfaat.
Tuhan sejukkanlah hati ini dengan rasa cinta
cinta dengan alam, cinta dengan diri sendiri dan cinta dengan sesama kami.
Agar kami bisa menghargai satu sama lain dalam beraktifitas hari ini.
Tuhan Engkau tak terlalu bodoh hanya mendengar dan mengabulkan
doa sederhana yang kami ucapkan ini.
Engkau maha tahu, mengetahui apa yang kami harapkan sebelum
kami memohon dengan MU.
4004, 08:15
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
11/29/2013 10:50:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Thursday, November 21, 2013
Baru disadari
Ngubek-ngubek beberapa dokumen-dokumen bekas saya ngekost dulu, saya baru sadar.
Ternyata saat saya ulang tahun yang ke 19 tahun kemaren, saya merayakannya dengan satu loyang pizza yang saya beli di salah satu restauran cepat saji yang berlogo atap merah.
Diulang tahun saya yang ke 20 tahun ini, ternyata saya rayakan dengan sekotak brownies kukus merk amanada. Moment yang sama, namun dirayakan dengan makanan yang berbeda.
Menarik, ternyata tiap saya ulang tahun saya selalu menikmati makanan kesukaan saya. Tapi, lebih menarik lagi baru disadari ternyata saya menyantap makanan tersebut seorang diri.
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Ternyata saat saya ulang tahun yang ke 19 tahun kemaren, saya merayakannya dengan satu loyang pizza yang saya beli di salah satu restauran cepat saji yang berlogo atap merah.
Diulang tahun saya yang ke 20 tahun ini, ternyata saya rayakan dengan sekotak brownies kukus merk amanada. Moment yang sama, namun dirayakan dengan makanan yang berbeda.
Menarik, ternyata tiap saya ulang tahun saya selalu menikmati makanan kesukaan saya. Tapi, lebih menarik lagi baru disadari ternyata saya menyantap makanan tersebut seorang diri.
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
11/21/2013 03:36:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Wednesday, November 20, 2013
Rukun Agawe Ngejazz
Jogja kembali mengadakan event paling keren bagi para penikmat musik jazz. Ngayogjazz, event jazz tahunan yang memiliki konsep berbeda di dunia kembali dihelat. Perhelatan event jazz terkeren ini diadakan tanggal 16 November 2013 di desa Sidoakur kabupatan Sleman Yogyakarta. Seperti biasanya saya dan teman-teman saya menonton acara jazz yang spektakuler ini.
Cukup surprise bagi saya, karena ngayogjazz tahun ini berbeda dengan ngayogjazz tahun sebelumnya karena hujan untuk ngayogjazz tahun ini hanya turun pada saat pagi hari sampai siang. Berbeda dengan tahun kemaren yang full dengan efek tambahan air hujan pada saat menonton. Jadi, untuk tahun ini para penonton tidak direpotkan kembali dengan menonton sambil mengenakan jas hujan.
Saya dan beberapa teman datang ke venue sekitar jam 7 malam, sehingga tidak sempat menonton performance dari band-band yang sebelumnya. Kali ini panggung yang disediakan berjmlah 5 panggung dengan diisi oleh band-band dari dalam dan luar negeri. Cukup menarik, karena saya dihibur oleh 2 musisi jazz Indonesia yang terkenal. Idang Rasjidi serta Monita Tahalea dan Oele Pattiselano.
Saya begitu terhibur dengan sajian musik-musik jazz yang disajikan oleh para musisi-musisi jazz dari dalam dan luar negeri. Sedikit oleh-oleh dari saya betapa menariknya event jazz tahunan yang menarik dan mempunyai konsep pertunjukan yang berbeda..
Perform Monita Tahalea yang emmm.. suaranya cukup membuat saya terhanyut.
Cukup mengasyikkan bukan? ahhh.. semoga tahun depan bisa menonton acara ngayogjazz dari pagi sampai malam.
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Cukup surprise bagi saya, karena ngayogjazz tahun ini berbeda dengan ngayogjazz tahun sebelumnya karena hujan untuk ngayogjazz tahun ini hanya turun pada saat pagi hari sampai siang. Berbeda dengan tahun kemaren yang full dengan efek tambahan air hujan pada saat menonton. Jadi, untuk tahun ini para penonton tidak direpotkan kembali dengan menonton sambil mengenakan jas hujan.
Saya dan beberapa teman datang ke venue sekitar jam 7 malam, sehingga tidak sempat menonton performance dari band-band yang sebelumnya. Kali ini panggung yang disediakan berjmlah 5 panggung dengan diisi oleh band-band dari dalam dan luar negeri. Cukup menarik, karena saya dihibur oleh 2 musisi jazz Indonesia yang terkenal. Idang Rasjidi serta Monita Tahalea dan Oele Pattiselano.
Saya begitu terhibur dengan sajian musik-musik jazz yang disajikan oleh para musisi-musisi jazz dari dalam dan luar negeri. Sedikit oleh-oleh dari saya betapa menariknya event jazz tahunan yang menarik dan mempunyai konsep pertunjukan yang berbeda..
Cukup mengasyikkan bukan? ahhh.. semoga tahun depan bisa menonton acara ngayogjazz dari pagi sampai malam.
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
11/20/2013 03:41:00 AM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook


