Ku pernah merasa sakitnya di tolak...
Sakitnya ketika tidak dipedulikan...
Sakitnya ketika tidak dipilih....
Dan sakitnya ketika harus tahu seseorang yang begitu aku cintai lebih peduli dengan orang lain...
kenapa dengan diriku ini. Apakah ada yang salah?
Kenapa orang yang ku cintai tidak mencintai ku?
Kenapa orang yang ku banggakan tidak membanggakan ku?
Kenapa orang yang ku kasihani tidak mengasihani ku?
Kenapa.... Kenapa... Kenapa...
Apakah Tuhan menjadikanku sebuah alat untuk selalu memberi tanpa harus menerima?
Aku ingin sekali menerima sesuatu...
Kasih sayang, Perhatian dan barang tentu aku pun ingin cinta..
Aku manusia Tuhan, manusia yang ingin dicintai dan diperhatikan.. Aku ingin akan hal itu...
Oh Tuhan....
Aku sudah capai pada suatu titik dimana aku harus peduli, mencintai dan menyangi seseorang tanpa merasakan hal yang sama kepada diriku... Aku jenuh Tuhan, Aku jengah akan semua yang aku lakukan..
Aku kerap kali disakiti, menangis ditiap malam
tapi, apa tidak ada tuh yang peduli dengan diriku, atau paling tidak memberikan ku pesan singkat yang isinya menguatkanku...
Sepeingatku, aku baru mendapatkan sebuah pesan singkat yang isinya kepedulian ketika aku berulang tahun dan mungkin kalau aku sedang dalam keadaan sakit.
Aku haus akan kasih sayang Tuhan, haus akan cinta, haus akan perhatian....
kepalaku berandai-andai apabila aku sedang dalam kondisi ingin mati. Orang - orang terdekatku pasti akan memperhatikanku, mencintai ku dan akan memberikan kasih sayang yang lebih kepada diriku...
Tuhan aku ingin sakit.. mungkin dengan itu aku bisa merasakan apa yang aku inginkan...
Tuhan aku ingin mati... mungkin dengan itu aku bisa merasa bahagia...
mengakhiri segala rasa sakit atas perasanku, yang haus akan cinta
Perfect Class
@kristianusevan
Luapan Emosi
Tuesday, February 12, 2013
When I Think
Posted by
kristianusevan
at
2/12/2013 07:40:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
When I Say
Hai kamu yang disana apa kabar?
Apakah sehat...?
Ku yakin kamu sehat, karena tadi aku dapat melihat mu duduk di kampus...
Ahhh, inginnya aku mengirimkan sebuah pesan singkat ke handphone buat menanyakan dua pertanyaan tersebut...
tapi, entah kenapa. Aku merasa harus tau diri, setelah dua hari yang ada kamu tidak membalas pesan singkat yang aku kirimkan...
Beruntung kemaren kita bisa bertemu dan bercengkerama lebih kurang sekitar 30 menit.. walaupun ku rasa aku duduk disampingmu lebih dari 30 menit...
Yah seperti biasa, akuharus mengantri untuk dapat mengobrol dengan mu ketika pada antrian tersebut terdapat beberapa temanmu.. Entah aku masuk urutan ke berapa ketika di andaikan sebuah antrian untukm dapat mengobrol dengan dirimu dilakukan...
.................
Apakah kamu peduli dengan diriku?
ahhh.. pertanyaan klasik yang barang tentu sudah bosan kamu dengarkan...
Tapi pertanyaan itu menjadi sangat penting bagi diriku, ketika mengingat sebentar lagi kita akan berpisah...
Kamu yang cantik dan berhasil mencuri perhatianku. Entah apa yang ku rasakan hari ini...
apakah aku khawatir dengan mu, atau cemas karena tidak mendapatkan kabar darimu atau rasa cemburu..
Entahlah, tapi untuk pernyataan yang ketiga ku rasa aku sudah kebal akan hal itu... Aku sudah tidak dapat lagi merasakan apa itu cemburu. Belakangan, aku jadi mengerti kenapa aku tidak bisa merasakan cemburu..
Ku harap ini hanya sebuah dinamika hubungan kita yang sifatnya sementara...
Karena dari sentuhan lembut yang sedikit kamu berikan di kulitku ada pesan tersirat...
Ingin ku ucapkan tapi aku khawatir.. itu cuman sebuah pesan narsisme yang muncul akibat manifes pikiran ku yang begitu mencintaimu...
Semoga perasaanmu hangat...
Sehangat ketika aku memelukmu dan membelai lembut rambutmu untuk memberikan mu kekuatan...
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Apakah sehat...?
Ku yakin kamu sehat, karena tadi aku dapat melihat mu duduk di kampus...
Ahhh, inginnya aku mengirimkan sebuah pesan singkat ke handphone buat menanyakan dua pertanyaan tersebut...
tapi, entah kenapa. Aku merasa harus tau diri, setelah dua hari yang ada kamu tidak membalas pesan singkat yang aku kirimkan...
Beruntung kemaren kita bisa bertemu dan bercengkerama lebih kurang sekitar 30 menit.. walaupun ku rasa aku duduk disampingmu lebih dari 30 menit...
Yah seperti biasa, akuharus mengantri untuk dapat mengobrol dengan mu ketika pada antrian tersebut terdapat beberapa temanmu.. Entah aku masuk urutan ke berapa ketika di andaikan sebuah antrian untukm dapat mengobrol dengan dirimu dilakukan...
.................
Apakah kamu peduli dengan diriku?
ahhh.. pertanyaan klasik yang barang tentu sudah bosan kamu dengarkan...
Tapi pertanyaan itu menjadi sangat penting bagi diriku, ketika mengingat sebentar lagi kita akan berpisah...
Kamu yang cantik dan berhasil mencuri perhatianku. Entah apa yang ku rasakan hari ini...
apakah aku khawatir dengan mu, atau cemas karena tidak mendapatkan kabar darimu atau rasa cemburu..
Entahlah, tapi untuk pernyataan yang ketiga ku rasa aku sudah kebal akan hal itu... Aku sudah tidak dapat lagi merasakan apa itu cemburu. Belakangan, aku jadi mengerti kenapa aku tidak bisa merasakan cemburu..
Ku harap ini hanya sebuah dinamika hubungan kita yang sifatnya sementara...
Karena dari sentuhan lembut yang sedikit kamu berikan di kulitku ada pesan tersirat...
Ingin ku ucapkan tapi aku khawatir.. itu cuman sebuah pesan narsisme yang muncul akibat manifes pikiran ku yang begitu mencintaimu...
Semoga perasaanmu hangat...
Sehangat ketika aku memelukmu dan membelai lembut rambutmu untuk memberikan mu kekuatan...
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/12/2013 07:25:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Untitled | hari ke 30 | #30HariMenulissuratcinta
Surat spesial di hari yang spesial....
ketika ditanya siapa yang akan ingin ku ketemui pada tanggal 17 Februari nanti, Aku jadi bingung siapakah orang yang ingin ku ketemui...
Tapi entah kenapa aku ingin ketemu dengan satu orang tapi mungkin legbih tepatnya mengajak seseorang untuk datang ke sebuah pesta yang letaknya cukup jauh... Yah Bandung...
@lusiatyas
Inginnya aku mengajakmu ke sebuah tempat dimana kita bisa bersenang-senang berdua, dan mungkin hari dimana kita saling berkenalan, mencari chemistry dan saling bertukar pengalaman...
Tidak begitu banyak yang ku ketahu tentang dirimu, tapi di saat itulah aku ingin mengenal mu lebih banyak...
Yang sampai ini aku ketahui, kamu adalah orang yang menyenangkan dan mengasyikkan untuk berbicara.
Salah satu indikator penting buat aku bisa mendekatimu.. :p
Tapi apa daya itu semua hanya utopis yang ada di mega-mega pikiranku...
Karena kita perlu waktu, biaya dan tenaga yang cukup untuk ke kota tersebut...
Mungkin lain waktu dan lain kesempatan kita bisa nge-date di sebuah cafe yang menyajikan minuman yang dapat menghangatkan tubuh, suasana dan perasaan kita...
Salam....
@kristianusevan
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
ketika ditanya siapa yang akan ingin ku ketemui pada tanggal 17 Februari nanti, Aku jadi bingung siapakah orang yang ingin ku ketemui...
Tapi entah kenapa aku ingin ketemu dengan satu orang tapi mungkin legbih tepatnya mengajak seseorang untuk datang ke sebuah pesta yang letaknya cukup jauh... Yah Bandung...
@lusiatyas
Inginnya aku mengajakmu ke sebuah tempat dimana kita bisa bersenang-senang berdua, dan mungkin hari dimana kita saling berkenalan, mencari chemistry dan saling bertukar pengalaman...
Tidak begitu banyak yang ku ketahu tentang dirimu, tapi di saat itulah aku ingin mengenal mu lebih banyak...
Yang sampai ini aku ketahui, kamu adalah orang yang menyenangkan dan mengasyikkan untuk berbicara.
Salah satu indikator penting buat aku bisa mendekatimu.. :p
Tapi apa daya itu semua hanya utopis yang ada di mega-mega pikiranku...
Karena kita perlu waktu, biaya dan tenaga yang cukup untuk ke kota tersebut...
Mungkin lain waktu dan lain kesempatan kita bisa nge-date di sebuah cafe yang menyajikan minuman yang dapat menghangatkan tubuh, suasana dan perasaan kita...
Salam....
@kristianusevan
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/12/2013 07:06:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Labels:
#30HariMenulisSuratCinta
Monday, February 11, 2013
Special Letter | hari ke - 29 | #30HariMenulisSuratCinta
Ini surat pertama yang ku tulis di kota tercintaku... yah Yogyakarta...
Surat ini secara istimewa ku tujukan kepada tuhan yang ada di dunia.. Kepada kedua orang tua ku yang berada di Banjarmasin...
Hai ma, hai pah... apa kabar hari ini? Pasti sehat dan sekarang ku tebak papah lagi dalam kondisi melihat tayangan televisi, dan mamah ahh mungkin sekarang lagi berada di tempat les Gerald...
Anakmu, disini baik-baik saja dan akan melaku sesuatu yang baik.. hehehe.
Kemaren sudah kena mention oleh mamah buat serius kuliah. Masih ingat wejangan sebelum anakmu pulang kemaren.. " belajar yang benar-benar.. bukan untuk siapa-siapa tapi untuk masa depanmu.."
Wejangan yang entah sampai kapan aku bisa mendengarkan kalimat tersebut.
Dua kali aku mendengar nasehat tersebut, pada saat bersalaman ingin pamit dan pada saat di bandara aku menelpon..
Dua kali mendengar wejangan yang sama membuat aku berubah pikiran tentang pendidikan di semester ini..
" ahhh, aku mesti ngatur prioritas.. awalnya kuliah ada di proritas urutan ke 3. Tapi untuk semester ini aku prioritaskan pada urutan ke 2. Tapi 2 dengan kemampuan maksimum..."
Sebelumnya papah, sempat bertanya kenapa IP anaknya jeblok.. Tapi entah kenapa, bukannya caci maki yang aku dengar seperti ketika kakak-kakak ku lagi menempuh pendidikan. Tapi, sebuah kepasrahan dan kepercayaan yang diberikan kepada anaknya ini...
Tapi dibalik kepasrahan dan kepercayaan yang tersirat dari bahasa non verbal dari seorang papah membuat perasaan ku bergejolak... " pah, doakan anakmu disemester ini.. ada sesuatu rencana besar yang ingin anakmu ini kerjakan disemester ini.. Dan berikan waktu 6 bulan ini untuk menunjukkan hasil dari kepercayaan yang telah diberikan..."
Oh God.. bless my parents..
ditengah usianya yang menurutku sudah masuk pada usia yang hampir senja berikanlah kebahagian dan kesehatan.
Tahun ini akan menjadi tahun yang terberat bagi kedua pasangan yang telah melahirkan 4 orang anak ini..
Yah, orang tua ku akan berpisah. Mamah akan berada di Lombok dan papah akan setia menjaga rumah di Banjarmasin..
Aku sebagai anak, merasakan kebohongan didalam diri kalian berdua. Yang merasa baik-bak saja akan keadaan ini. Tapi, jauh didalam. Mamah pasti akan rindu dengan papah, dan papah pasti akan memerlukan mamah.
ahh.. tapi kurasa ini adalah rencana Tuhan.. untuk mengajarkan kalian berdua arti dari mencintai.. hehehe
Oh yah mah. Makasih tempaannya, aku sekarang tumbuh menjadi anak lelaki yang feminis. Mengerti dan menghargai apa fungsi dapur, capeknya menjadi seorang ibu rumah tangga, dan yang jelas mamah sudah mengajarkan aku satu pelajaran yang paling berharga.. " perempuan itu bebannya sudah banyak, maka sayangilah dan bantu siapapun itu yang penting perempuan.. "
Masakan mamah, selalu aku makan dan aku makan secara perlahan.. Karena aku berpikir.. entah 20 atau bisa saja 10 tahun lagi.. masakan yang seperti ini tidak bisa aku rasakan lagi...
Oh ya pah... Makasih tempaannta, aku sekarang tumbuh menjadi anak lelaki yang cerdas. Mengerti akan sifat dan karakter orang lain. Berani mengucapkan C ketika orang banyak berucap A dan selalu menjadi orang yang tidak mainstream. Banyak yang menjadi acuan dan sifat yang papah tularkan pada anakmu ini. Tapi ada juga yang aku tolak, apalagi masalah jodoh.. ada sedikit yang aku ambil dan ada sedikit yang aku modifikasi.. Karena menurutku sudah tidak relevan digunakan di zaman sekarang...
Tuhan.. Janjiku kepada Orang Tua ku tidaklah muluk.
Bisa ngeliat aku wisuda saja itu sudah cukup bagiku.. Kalaupun bisa lebih dari itu aku anggap adalah hadiah dari kemurahanMu..
Pah mah.. diusia yang senja nanti, Evan janji akan merawat mamah dan papah...
Kita akan berquality time bersama keluarga, anak, menantu dan cucu-cucu mamah papah...
tapi jangan berharap lebih kepada anakmu ini apabila meminta menantu dan cucu.. hehehe
Tuhan memberkati kalian berdua...
Salam cinta dari anakmu...
Evan Kristianus Migang
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Surat ini secara istimewa ku tujukan kepada tuhan yang ada di dunia.. Kepada kedua orang tua ku yang berada di Banjarmasin...
Hai ma, hai pah... apa kabar hari ini? Pasti sehat dan sekarang ku tebak papah lagi dalam kondisi melihat tayangan televisi, dan mamah ahh mungkin sekarang lagi berada di tempat les Gerald...
Anakmu, disini baik-baik saja dan akan melaku sesuatu yang baik.. hehehe.
Kemaren sudah kena mention oleh mamah buat serius kuliah. Masih ingat wejangan sebelum anakmu pulang kemaren.. " belajar yang benar-benar.. bukan untuk siapa-siapa tapi untuk masa depanmu.."
Wejangan yang entah sampai kapan aku bisa mendengarkan kalimat tersebut.
Dua kali aku mendengar nasehat tersebut, pada saat bersalaman ingin pamit dan pada saat di bandara aku menelpon..
Dua kali mendengar wejangan yang sama membuat aku berubah pikiran tentang pendidikan di semester ini..
" ahhh, aku mesti ngatur prioritas.. awalnya kuliah ada di proritas urutan ke 3. Tapi untuk semester ini aku prioritaskan pada urutan ke 2. Tapi 2 dengan kemampuan maksimum..."
Sebelumnya papah, sempat bertanya kenapa IP anaknya jeblok.. Tapi entah kenapa, bukannya caci maki yang aku dengar seperti ketika kakak-kakak ku lagi menempuh pendidikan. Tapi, sebuah kepasrahan dan kepercayaan yang diberikan kepada anaknya ini...
Tapi dibalik kepasrahan dan kepercayaan yang tersirat dari bahasa non verbal dari seorang papah membuat perasaan ku bergejolak... " pah, doakan anakmu disemester ini.. ada sesuatu rencana besar yang ingin anakmu ini kerjakan disemester ini.. Dan berikan waktu 6 bulan ini untuk menunjukkan hasil dari kepercayaan yang telah diberikan..."
Oh God.. bless my parents..
ditengah usianya yang menurutku sudah masuk pada usia yang hampir senja berikanlah kebahagian dan kesehatan.
Tahun ini akan menjadi tahun yang terberat bagi kedua pasangan yang telah melahirkan 4 orang anak ini..
Yah, orang tua ku akan berpisah. Mamah akan berada di Lombok dan papah akan setia menjaga rumah di Banjarmasin..
Aku sebagai anak, merasakan kebohongan didalam diri kalian berdua. Yang merasa baik-bak saja akan keadaan ini. Tapi, jauh didalam. Mamah pasti akan rindu dengan papah, dan papah pasti akan memerlukan mamah.
ahh.. tapi kurasa ini adalah rencana Tuhan.. untuk mengajarkan kalian berdua arti dari mencintai.. hehehe
Oh yah mah. Makasih tempaannya, aku sekarang tumbuh menjadi anak lelaki yang feminis. Mengerti dan menghargai apa fungsi dapur, capeknya menjadi seorang ibu rumah tangga, dan yang jelas mamah sudah mengajarkan aku satu pelajaran yang paling berharga.. " perempuan itu bebannya sudah banyak, maka sayangilah dan bantu siapapun itu yang penting perempuan.. "
Masakan mamah, selalu aku makan dan aku makan secara perlahan.. Karena aku berpikir.. entah 20 atau bisa saja 10 tahun lagi.. masakan yang seperti ini tidak bisa aku rasakan lagi...
Oh ya pah... Makasih tempaannta, aku sekarang tumbuh menjadi anak lelaki yang cerdas. Mengerti akan sifat dan karakter orang lain. Berani mengucapkan C ketika orang banyak berucap A dan selalu menjadi orang yang tidak mainstream. Banyak yang menjadi acuan dan sifat yang papah tularkan pada anakmu ini. Tapi ada juga yang aku tolak, apalagi masalah jodoh.. ada sedikit yang aku ambil dan ada sedikit yang aku modifikasi.. Karena menurutku sudah tidak relevan digunakan di zaman sekarang...
Tuhan.. Janjiku kepada Orang Tua ku tidaklah muluk.
Bisa ngeliat aku wisuda saja itu sudah cukup bagiku.. Kalaupun bisa lebih dari itu aku anggap adalah hadiah dari kemurahanMu..
Pah mah.. diusia yang senja nanti, Evan janji akan merawat mamah dan papah...
Kita akan berquality time bersama keluarga, anak, menantu dan cucu-cucu mamah papah...
tapi jangan berharap lebih kepada anakmu ini apabila meminta menantu dan cucu.. hehehe
Tuhan memberkati kalian berdua...
Salam cinta dari anakmu...
Evan Kristianus Migang
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/11/2013 04:13:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Labels:
#30HariMenulisSuratCinta
Saturday, February 9, 2013
For my Friends | hari ke - 27 | #30HariMenulisSuratCinta
Kepada seluruh temanku yang ada di Banjarmasin
Hai teman-teman.. makasih banyak atas perhatian dan kesan yang saya alamin selama liburan terpanjang di semester ganjil ini.. hehehe..
Mulai dari tanggal 22 Desember 2012 dan berakhir pada hari ini tanggal 9 Februari 2013.
Banyak banget cerita yang saya sendiri alamin selama liburan kali ini.. Banyak yang nantinya akan saya ceritakan dengan teman-teman saya yang ada di Yogyakarta..
Spesial thanks untuk @ozanfw atas tumpangan dan guide selama saya berlibur disini..
Teman selama SMA IPS 2 yang biodatanya ada di about me blog saya.. makasih banyak atas pertemuan yang dilaksanakan pada hari rabu.. walaupun kurang lengkap tapi itu sudah cukup mengesankan dan memberi semangat bagi kami mahluk-mahluk yang akan kembali keperaduan..
Terimakasih buat teman se-obsesi @enoblack dan @jason_up oke saya pulang dan mari kita bekerja.. hehehe oh ya perasaan saya ada hutang dengan novan.. mungkin nanti akan dibayar dalam bentuk dan rupa yang lain.. Makasih atas temu perdana di KFC, guyonan-guyonan yang sangat menguras energi dan lumayan membuat orang disekeliling kita memperhatikan kita. Dan untuk pertemuan terakhir di hari senin di rumah saya terimakasih.. kita satu padukan visi dan misi kita.. sumpah saya tidak memikirkan rencana apabila gagal.. berarti kita harus sukses dan menelurkan debut pertama kita di bulan ini atau Maret.
beberapa orang para cameo yang mengsi liburan-liburan saya...
sebenarnya terlalu lebay menulis surat seperti ini, tapi karena saya terlalu menghayati setiap pergerakan kehidupan dan saya mensyukuri atas rahmat yang diberi jadi saya merasa tidak enak hati apabila saya tdak menuliskan surat ini..
kalau pun harus di mention.. wew, eke coba nge mention kalian semua di twitter hehehehe...
oke sepertinya saya harus tidur dan mengistirahatkan jiwa, karena tepat beberapa jam lag saya harus mandi, berangkat dan berkemas-kemas untuk meninggalkan kota Banjarmasin dan kembali ke kehidupan semula.. Tolong dicatat kehidupan semula, bukan kehidupan anak kost.. :p
ada lagi yang perlu disampaikan? sepertinya sudah cukup saja..
Terimakasih banyak atas hiburannya.. dan sampai bertemu, entah apakah saya nanti liburan semester genap akan pulang atau tidak. Kali ini tidak bisa di prediksi, tidak seperti tahun kemaren jauh-jauh hari saya sudah mengatakan bahwa akan libur...
Terimakasih sampai jumpa...
Salam hangat, @kristianusevan
Banjarmasin, 2:35 pagi...
*surat terakhir yang saya tulis di kota ini.. beberapa hari kedepan akan ditulis di sebuah kota istimewa
ya...... YOGYAKARTA...
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Hai teman-teman.. makasih banyak atas perhatian dan kesan yang saya alamin selama liburan terpanjang di semester ganjil ini.. hehehe..
Mulai dari tanggal 22 Desember 2012 dan berakhir pada hari ini tanggal 9 Februari 2013.
Banyak banget cerita yang saya sendiri alamin selama liburan kali ini.. Banyak yang nantinya akan saya ceritakan dengan teman-teman saya yang ada di Yogyakarta..
Spesial thanks untuk @ozanfw atas tumpangan dan guide selama saya berlibur disini..
Teman selama SMA IPS 2 yang biodatanya ada di about me blog saya.. makasih banyak atas pertemuan yang dilaksanakan pada hari rabu.. walaupun kurang lengkap tapi itu sudah cukup mengesankan dan memberi semangat bagi kami mahluk-mahluk yang akan kembali keperaduan..
Terimakasih buat teman se-obsesi @enoblack dan @jason_up oke saya pulang dan mari kita bekerja.. hehehe oh ya perasaan saya ada hutang dengan novan.. mungkin nanti akan dibayar dalam bentuk dan rupa yang lain.. Makasih atas temu perdana di KFC, guyonan-guyonan yang sangat menguras energi dan lumayan membuat orang disekeliling kita memperhatikan kita. Dan untuk pertemuan terakhir di hari senin di rumah saya terimakasih.. kita satu padukan visi dan misi kita.. sumpah saya tidak memikirkan rencana apabila gagal.. berarti kita harus sukses dan menelurkan debut pertama kita di bulan ini atau Maret.
beberapa orang para cameo yang mengsi liburan-liburan saya...
sebenarnya terlalu lebay menulis surat seperti ini, tapi karena saya terlalu menghayati setiap pergerakan kehidupan dan saya mensyukuri atas rahmat yang diberi jadi saya merasa tidak enak hati apabila saya tdak menuliskan surat ini..
kalau pun harus di mention.. wew, eke coba nge mention kalian semua di twitter hehehehe...
oke sepertinya saya harus tidur dan mengistirahatkan jiwa, karena tepat beberapa jam lag saya harus mandi, berangkat dan berkemas-kemas untuk meninggalkan kota Banjarmasin dan kembali ke kehidupan semula.. Tolong dicatat kehidupan semula, bukan kehidupan anak kost.. :p
ada lagi yang perlu disampaikan? sepertinya sudah cukup saja..
Terimakasih banyak atas hiburannya.. dan sampai bertemu, entah apakah saya nanti liburan semester genap akan pulang atau tidak. Kali ini tidak bisa di prediksi, tidak seperti tahun kemaren jauh-jauh hari saya sudah mengatakan bahwa akan libur...
Terimakasih sampai jumpa...
Salam hangat, @kristianusevan
Banjarmasin, 2:35 pagi...
*surat terakhir yang saya tulis di kota ini.. beberapa hari kedepan akan ditulis di sebuah kota istimewa
ya...... YOGYAKARTA...
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/09/2013 02:26:00 AM
1 comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Labels:
#30HariMenulisSuratCinta
Thursday, February 7, 2013
Untitled | hari ke - 26 | #30HariMenulisSuratCinta
For My nephews Specially for Grace and Gerald
Pengennya menulis surat ini dalam bahasa Vietnam tapi sayang kalian masih kecil-kecil dan mungkin buat memahamin surat ini aja sudah susah apalagi ditulis dalam bahasa yang om sendiri pun nggak mengerti bagaimana mengucapkannya...
Hei ketiga keponakannku yang lucu dan imut.. Grace, Gerald dan Gabriel.. Om senang banget bila bertemu kalian, tapi ya untuk sejam atau 6 jam akan sangat menyenangkan. Tapi lewat daripada itu, om kadang-kadang merasa jengkel sendiri. Tapi itu dulu sih ketika om masih belum mengerti dinamika kehidupan anak kecil. Sekarang pun masih agak jengkel, tapi om bisa maklum akan kenakalan-kenakalan yang kalian buat...
Khusus buat Grace dan Gerald keponakanku... Om begitu menyayangi kalian, layaknya seorang kakak yang sayang dengan adiknya.. mungkin itu yang om berikan kepada kalian berdua. Khusus untuk gerald, om merasa lebih dewasa dibuatmu. Om merasa seakan-akan om adalah seorang papah yang tugasnya mengajar, merawat dan menemani Gerald. Kadang-kadang om merasa sedikit bersalah ketika harus pulang malam, bangun kesiangan atau sehari saja tidak meluangkan waktu untuk bermain bersama Gerald. Gerald keponakanku, dalam kekurangan yang kamu punya om percaya kelak kamu akan menjadi seorang yang mempunyai kelebihan yang anak-anak lain tidak punyai. Berserah dirilah pada Gusti Yesus, om percaya Gusti Yesus akan menggunakanmu menjadi alat untuk menunjukkan bahwa Gusti Yesus itu adalah Tuhan yang hidup Alfa dan Omega serta memberikan pengharapan kepada orang tua- orang tua yang beruntung dititipkan oleh Tuhan anak-anak yang mempunyai kelebihan seperti kamu..
Untuk Grace, Maafkan Om. Om dulu begitu tempramental dan selalu menyakiti Grace. Kalau sekarang mengingat itu, om menjadi merasa bersalah. Ketika kamu tidak mau bobo siang om selalu mencubit pipit tembem mu. Atau kalau lagi kesal dan kamu melakukan kesalahan kadang-kadang om bisa membikin mu menangis.. Maafkan Om. Grace sudah mengajarkan om bagaimana caranya bersabar bagaimana caranya bertoleransi dan satu lagi mendidik seorang anak om rasakan tidaklah mudah...
Grace dan Gerald.. mungkin kalian akan merasakan kehilangan sosok seorang ayah disaat kalian sudah mengerti akan dunia yang kejam ini. Om secara pribadi, akan mengisi kekosongan sosok itu..
Mungkin om bukanlah ayah yang kalian inginkan, tapi om akan memposisikan diri sebagai orang tua kalian.. Om akan berjanji akan merawat, menjaga dan memberikan kasih sayang yang sama layaknya anak om sendiri...
Kadang-kadang om melihat sosok orang lain ketika sendiri dan mengingat kenangan-kenangan masa lalu bersama kalian berdua.. Yah om mengingat sosok yang dalam sanubari om kelak dapat menjadi tante buat kalian. Banyak sekali kemiripan yang om rasakan ketika bersama kalian dan tante tersebut..
Ahhh, mungkin cuman kebetulan saja. Om terlalu terbawa suasana dan menghayati sekali akan kehidupan ini. Sehingga apapun yang menarik selalu dikaitkan kepada seseorang yang menjadi muse dalam kehidupan om sekarang ini...
Gabriel, ahhh.. si kecil yang sekarang sudah bisa menyebut kata 'om'.. belum banyak kenangan yang kita lewatin nak.. Karena kamu pun masih kecil dan orang tua mu begitu perhatian dengan mu.. Tapi om percaya, kamu kelak akan menjadi anak yang tidak seperti ke dua orang tua mu.. Tapi akan menjadi anak yang mempunyai sifat seperti Bapak dan Ibu yang ada di sorga. Om harap seperti itu, agar kamu dapat menjadi pemimpin dan pengajar dalam keluargamu sendiri.. Om percaya akan itu dan om selalu berdoa akan hal itu...
...........
Keponakan-keponakanku jadilah anak yang baik.. Tak perlu kalian menjadi sama seperti kedua orang tua kalian tapi jadilah seperti Gusti Yesus.. Milikilah hati seperti seorang hamba, yang rela berkorban dan melayani. Om percaya, kalian akan menjadi anak-anak yang dipakai oleh Gusti Yesus. Om berusaha agar bisa memberikan sesuatu yang terbaik untuk kalian. Kelak...,
Terimakasih untuk kalian bertiga.. Kalian memang anak-anak yang luar biasa..
Teriring doa yang dibungkus dengan rasa sayang. Sambil berlinang air mata om menulis surat ini. Ketika harus mengingat harus meninggalkan kalian beberapa waktu...
Special for Gerald... om akan merasa kehilangan satu momen yang indah. ketika bobo di malam hari. Mungkin om akan kangen kalimat " kalau gajah bahasa inggrisnya? " " kalau dog bahasa inggrisnya? "
Special for Grace.. om akan menebus kesalahan om yang terdahulu sama kamu nak.. doakan om agar om bisa menebus kesalahan tersebut untuk mu.. Jadi anak yang baik, dan disenangi oleh semua orang..
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Pengennya menulis surat ini dalam bahasa Vietnam tapi sayang kalian masih kecil-kecil dan mungkin buat memahamin surat ini aja sudah susah apalagi ditulis dalam bahasa yang om sendiri pun nggak mengerti bagaimana mengucapkannya...
Hei ketiga keponakannku yang lucu dan imut.. Grace, Gerald dan Gabriel.. Om senang banget bila bertemu kalian, tapi ya untuk sejam atau 6 jam akan sangat menyenangkan. Tapi lewat daripada itu, om kadang-kadang merasa jengkel sendiri. Tapi itu dulu sih ketika om masih belum mengerti dinamika kehidupan anak kecil. Sekarang pun masih agak jengkel, tapi om bisa maklum akan kenakalan-kenakalan yang kalian buat...
Khusus buat Grace dan Gerald keponakanku... Om begitu menyayangi kalian, layaknya seorang kakak yang sayang dengan adiknya.. mungkin itu yang om berikan kepada kalian berdua. Khusus untuk gerald, om merasa lebih dewasa dibuatmu. Om merasa seakan-akan om adalah seorang papah yang tugasnya mengajar, merawat dan menemani Gerald. Kadang-kadang om merasa sedikit bersalah ketika harus pulang malam, bangun kesiangan atau sehari saja tidak meluangkan waktu untuk bermain bersama Gerald. Gerald keponakanku, dalam kekurangan yang kamu punya om percaya kelak kamu akan menjadi seorang yang mempunyai kelebihan yang anak-anak lain tidak punyai. Berserah dirilah pada Gusti Yesus, om percaya Gusti Yesus akan menggunakanmu menjadi alat untuk menunjukkan bahwa Gusti Yesus itu adalah Tuhan yang hidup Alfa dan Omega serta memberikan pengharapan kepada orang tua- orang tua yang beruntung dititipkan oleh Tuhan anak-anak yang mempunyai kelebihan seperti kamu..
Untuk Grace, Maafkan Om. Om dulu begitu tempramental dan selalu menyakiti Grace. Kalau sekarang mengingat itu, om menjadi merasa bersalah. Ketika kamu tidak mau bobo siang om selalu mencubit pipit tembem mu. Atau kalau lagi kesal dan kamu melakukan kesalahan kadang-kadang om bisa membikin mu menangis.. Maafkan Om. Grace sudah mengajarkan om bagaimana caranya bersabar bagaimana caranya bertoleransi dan satu lagi mendidik seorang anak om rasakan tidaklah mudah...
Grace dan Gerald.. mungkin kalian akan merasakan kehilangan sosok seorang ayah disaat kalian sudah mengerti akan dunia yang kejam ini. Om secara pribadi, akan mengisi kekosongan sosok itu..
Mungkin om bukanlah ayah yang kalian inginkan, tapi om akan memposisikan diri sebagai orang tua kalian.. Om akan berjanji akan merawat, menjaga dan memberikan kasih sayang yang sama layaknya anak om sendiri...
Kadang-kadang om melihat sosok orang lain ketika sendiri dan mengingat kenangan-kenangan masa lalu bersama kalian berdua.. Yah om mengingat sosok yang dalam sanubari om kelak dapat menjadi tante buat kalian. Banyak sekali kemiripan yang om rasakan ketika bersama kalian dan tante tersebut..
Ahhh, mungkin cuman kebetulan saja. Om terlalu terbawa suasana dan menghayati sekali akan kehidupan ini. Sehingga apapun yang menarik selalu dikaitkan kepada seseorang yang menjadi muse dalam kehidupan om sekarang ini...
Gabriel, ahhh.. si kecil yang sekarang sudah bisa menyebut kata 'om'.. belum banyak kenangan yang kita lewatin nak.. Karena kamu pun masih kecil dan orang tua mu begitu perhatian dengan mu.. Tapi om percaya, kamu kelak akan menjadi anak yang tidak seperti ke dua orang tua mu.. Tapi akan menjadi anak yang mempunyai sifat seperti Bapak dan Ibu yang ada di sorga. Om harap seperti itu, agar kamu dapat menjadi pemimpin dan pengajar dalam keluargamu sendiri.. Om percaya akan itu dan om selalu berdoa akan hal itu...
...........
Keponakan-keponakanku jadilah anak yang baik.. Tak perlu kalian menjadi sama seperti kedua orang tua kalian tapi jadilah seperti Gusti Yesus.. Milikilah hati seperti seorang hamba, yang rela berkorban dan melayani. Om percaya, kalian akan menjadi anak-anak yang dipakai oleh Gusti Yesus. Om berusaha agar bisa memberikan sesuatu yang terbaik untuk kalian. Kelak...,
Terimakasih untuk kalian bertiga.. Kalian memang anak-anak yang luar biasa..
Teriring doa yang dibungkus dengan rasa sayang. Sambil berlinang air mata om menulis surat ini. Ketika harus mengingat harus meninggalkan kalian beberapa waktu...
Special for Gerald... om akan merasa kehilangan satu momen yang indah. ketika bobo di malam hari. Mungkin om akan kangen kalimat " kalau gajah bahasa inggrisnya? " " kalau dog bahasa inggrisnya? "
Special for Grace.. om akan menebus kesalahan om yang terdahulu sama kamu nak.. doakan om agar om bisa menebus kesalahan tersebut untuk mu.. Jadi anak yang baik, dan disenangi oleh semua orang..
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/07/2013 11:52:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Saturday, February 2, 2013
Pesan untuk Kamu | hari ke - 20 | #30HariMenulisSuratCinta
Selamat sore selamat malam my love...
Makasih atas idemu, buat obsesi yang aku jalankan bersama ke tiga temanku...
Ide mu, dukungan mu, dan mungkin doa yang kadang-kadang diucapkan disetiap malam...
Sebelumnya aku meminta maaf kepadamu.., kalau aku akan berkelakuan jahat dengan mu...
Aku akan mengeksploitasi ide mu, memperkosa sampai berkeringat pemikiran mu, dan memanfaatkan segala apa yang kamu punya...
hmmmm... Kamu tahukan aku orangnya seperti apa? mungkin apa yang aku kerjakan dan aku lakukan bisa menjadi kesungguhan akan perasaanku pada mu.. Kamu menjadi salah satu alasan mengapa aku harus berkarya di tahun ini....
Sekali lagi terimakasih, idemu yang original banget dan aku berusaha untuk dapat mewujudkan menjadi kenyataan kegilaan yang ada dipikiranmu...
" Ini karya mu, ini pemikiran mu dan selamat.. Kamu sudah menghasilkan suatu karya.. " Ku harap, kalimat itu akan segera ku ucapkan di depan mu...
sambil memeluk mu dan mengucapkan " aku capek, boleh pinjam pundaknya kan yah? "
Oh ya, tolong satu lagi.. tolong jadi radiator aku yah, tau kan yah radiator itu apa fungsinya?
dinginin otak dan pemikiran aku, biar teman-temanku dan aku pun nggak stress... karena aku terlalu memberikan tekanan pada proyek gila ini... hehehehe...
Peluk dan cium....
Perfect Class @kristianusevan Luapan Emosi
Posted by
kristianusevan
at
2/02/2013 06:38:00 PM
0
comments
Email This
BlogThis!
Share to X
Share to Facebook
Labels:
#30HariMenulisSuratCinta


